VISI DAN MISI DESA HAURKUNING TAHUN 2011-2015
VISI
Visi
adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang
diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Penyusunan visi
dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan analisis SWOT dengan
mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang
yang ada di desa Haurkuning serta mempertimbangkan kondisi sosial budaya
yang hidup dalam masyarakat desa Haurkuning.
Berbagai permasalahan
yang dihadapi di desa Haukuning antara lain masih terbatasnya kualitas
sumber daya manusia dalam pemanfaatan dan pengolahan sumber daya alam,
keterbatasan dalam pengadaan dan peningkatan infrastruktur
strategis di bidang irigasi, transportasi usaha hasil produksi
pertanian dan transportasi jalan desa dan lingkungan, sanitasi dan
penataan pemukiman, serta keterbatasan infrastruktur pendidikan umum dan
keagamaan, lemahnya sumber pendanaan, kapasitas, fungsi dan kinerja
dari lembaga-lembaga pelayanan masyarakat, lemahnya manajemen sumber
daya manusia, keuangan, pengawasan, produksi, pemasaran,dari kelompok
usaha simpan pinjam, usaha pertanian dan home industri,keterbatasan
penyerapan dan kepemilikan modal usaha pertanian, simpan pinjam, home
industry, dan usaha-usaha ekonomis produktif lainnya.
Keterbatasan kesempatan lapangan kerja baru terutama dari potensi usaha
pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan
kehutanan dan masih rendahnya pendapatan desa dalam memenuhi belanja
pembangunan desa.
Untuk
mengatasi permasalahan desa yang belum diselesaikan, sedang dihadapi
dan akan datang serta kebutuhan desa, maka disusunlah visi desa
Haurkuning dengan pemanfaatan potensi yang diselaraskan dengan isu dan
kebutuhan yang bersifat nasional, kedaerah dan kewilayahan yang
nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa
Haurkuning. Adapaun visi desa Haurkuning adalah sebagai berikut :
“
MEMBENTUK MASYARAKAT DESA HAURKUNING YANG MANDIRI, DINAMIS, SEJAHTERA
DENGAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN SUMBER DAYA ALAM DALAM
LINGKUNGAN YANG AGAMIS DAN LESTARI.”
Adapun penjabaran makna yang terkandung dari visi desa yaitu :
- Masyarakat yang mandiri adalah kondisi dan sikap masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhannya yang lebih baik terutama bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya dan pekerjaan umum dengan mengandalkan potensi kemampuan dan kekuatan sendiri berbasis pada pemanfaatan sumber daya alam.
- Masyarakat yang dinamis adalah kondisi dan sikap masyarakat yang simpati, aktif,kreatif dan inovatif dalam menghadapi segala peluang dan tantangan kedepan dalam masalah pembangunan kesejahteraan.
- Masyarakat yang sejahtera adalah dimana sikap dan kondisi masyarakat yang telah mencapai tingkat kemakmuran dengan adanya ketentraman aspek lahiriah dan batiniah dalam menjalani kehidupan.
- Masyarakat dalam lingkungan agamis dan lestari adalah dimana kondisi dan sikap masyarakat dalam menjalankan semua aspek kehidupannya dengan menyeleraskan dan menyeimbangkan dengan ajaran agama, budaya,tradisi yang baik serta kondisi alam yang baik.
Misi :
Dalam rangka pencapaian dan mengoperasionalkan dan mengerjakan visi desa Haurkuning, maka ditetapkanlah 5 misi berikut :
1. Penggalian peningkatan pemanfaatan kualitas dan kuantĂtas sumber daya manusia serta sumber daya alam secara optimal;
2. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan disegala bidang;
3. Meningkatkan kapasitas, tugas dan fungsi lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat;
4.
Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur penunjang ekonomi,
pendidikan kesehatan, sosbud, dan keagamaan masyarakat yang
berkelanjutan dengan keserasian alam dan lingkungan hidup;
5. Menciptakan kehidupan masyarakat yang agamis, harmonis dan demokratis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar